
CIAMIS, RubrikJabar.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis bergerak cepat melakukan evakuasi sarang tawon vespa ciamis yang berada di plafon rumah warga Dusun Kulon, Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, pada Rabu (26/8/2026) malam. Pihak Damkar mengambil tindakan darurat ini karena sarang berdiameter 40 sentimeter tersebut mengancam keselamatan jiwa.
Keberadaan serangga berbahaya itu sontak membuat pemilik rumah merasa cemas luar biasa. Oleh karena itu, warga segera melayangkan laporan kepada pihak berwenang guna mencegah risiko serangan mendadak.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, memberikan keterangan bahwa petugas menerima laporan darurat tersebut sesaat setelah pemilik rumah mengetahui situasi genting tersebut. Sebelumnya, tetangga korban melihat keberadaan koloni serangga tersebut di bagian atas hunian.
Kronologi dan Aksi Penyelamatan Dini
Setelah mendapat informasi dari tetangga, pemilik rumah langsung melakukan pengecekan mandiri. Namun, pemilik tidak berani mengambil risiko dan langsung menghubungi Mako UPT Damkar Ciamis karena menyadari ukuran sarang terus membesar.
Merespons laporan tersebut, tim rescue langsung meluncur menuju lokasi kejadian. Petugas menerjunkan sebanyak empat personel terlatih dengan mengendarai satu unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8162 T.
Petugas memulai proses evakuasi sarang tawon vespa ciamis ini sekitar pukul 19.50 WIB dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Tim menyadari bahwa jenis Vespa affinis terkenal agresif ketika seseorang mengganggu sarangnya.
Kendati medan penanganan berada di area plafon rumah yang sempit, petugas tetap mengutamakan standar keselamatan kerja. Setiap personel mengenakan pakaian pelindung khusus demi mengantisipasi sengatan mematikan.
Penuntasan Evakuasi Tanpa Korban Jiwa
Berkat kesigapan personel di lapangan, tim rescue sukses membuahkan hasil manis. Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, petugas menuntaskan proses evakuasi sarang tawon vespa ciamis pada pukul 21.10 WIB tanpa ada hambatan berarti.
Berdasarkan laporan resmi instansi, insiden menegangkan ini tidak memakan korban luka maupun korban jiwa. Pihak Damkar langsung mengamankan hewan berbahaya tersebut ke Mako UPT Damkar untuk memusnahkannya.
Selepas penuntasan misi malam itu, seluruh personel segera melanjutkan kembali tugas piket kesiapsiagaan markas. Langkah ini menunjukkan profesionalisme tinggi aparat dalam melayani masyarakat.
Imbauan Penting dari Dinas Pemadam Kebakaran
Menyikapi insiden menegangkan ini, pihak Damkar memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Petugas meminta warga agar tidak gegabah mencoba menangani sendiri sarang serangga berukuran besar di sekitar permukiman.
Terlebih lagi, posisi sarang tersebut berada di dalam atau sangat dekat dengan area aktivitas harian keluarga. Tindakan amatir justru memicu kemarahan koloni tawon dan berakibat fatal bagi keselamatan.
“Kalau menemukan sarang tawon vespa ciamis yang cukup besar atau berada di lokasi yang membahayakan, sebaiknya jangan ditangani sendiri,” tegas Budi Rahmat memberikan peringatan keras.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar segera melaporkan temuan serupa kepada instansi terdekat. Dengan demikian, tim ahli dapat melakukan penanganan secara profesional menggunakan perlengkapan yang sesuai standar keselamatan.
Melalui langkah antisipasi yang tepat, warga dapat meminimalkan potensi jatuhnya korban akibat sengatan serangga mematikan ini secara optimal. Kesiapsiagaan masyarakat dan respons cepat petugas menjadi kunci utama keselamatan bersama.





